Studi Komparasi Pendidikan Keluarga menurut Buya Hamka dan Ki Hajar Dewantara

GELAR, REKA PUTRA (2021) Studi Komparasi Pendidikan Keluarga menurut Buya Hamka dan Ki Hajar Dewantara. Thesis (S2) thesis, Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Jakarta.

[img] Text
TESIS.pdf - Published Version

Download (1MB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisa konsep Pendidikan Keluarga menurut Buya Hamka dan Ki Hajar Dewantara, serta menganalisa aspek persamaan dan perbedaan konsep Pendidikan Keluarga menurut Buya Hamka dan Ki Hajar Dewantara. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, berkaitan dengan bentuk pendidikan keluarga oleh persepsi Buya Hamka dan Ki Hajar Dewantara, agar diperoleh solusi yang tepat. Adapun teknik yang digunakan melalui studi kepustakaan (literature) atau sumber yang ada relevansi dengan masalah yang dibahas pada Tesis ini. Hasil penelitian, dapat disimpulkan bawah konsep Pendidikan Keluarga menurut Buya Hamka adalah tempat persatuan antara orang tua dan anak yang di dalamnya terdapat tanggung jawab orang tua untuk membesarkan, mengasuh, mendidik dan mengajarkan nilai-nilai kepemimpinan, mengarahkan anak untuk hidup merdeka dan mendorong agar anak dapat mengikuti perkembangan zaman. Cara yang digunakan dalam mendidikan anak menurut Buya Hamka adalah dengan memberikan keteladanan untuk persiapan anak dalam beribadah, membentuk akhlak dan membentuk mental. Menurut Hamka kewajiban orang tua pada anak terletak pada penguatan Pendidikan anak untuk menyaring baik dan buruk, perannya sebagai pendidik bagi anak. Sedangkan konsep Pendidikan Keluarga menurut Ki Hajar Dewantara adalah suatu tempat yang sebaik-baiknya untuk melakukan pendidikan sosial, sehingga keluarga itu tempat pendidikan yang lebih sempurna sifat dan wujudnya daripada tempat lain, untuk melangsungkan pendidikan kearah budi pekerti dan sebagai persediaan hidup dalam masyarakat. Cara mendidik menurut Ki Hajar Dewantara adalah berdasarkan pada usia agar dapat mudah menentukan kurikulum yang tepat untuk anak. Kewajiban orang tua pada anak menurut Ki Hajar Dewantara adalah menjadikan orang tua sebagai guru, pengajar yang membantu peran guru di sekolah, dan orang tua menjadi teladan bagi tumbuh kembangnya anak, serta memberikan komunikasi yang terjalin cinta dalam keluarga.

Item Type: Thesis (Thesis (S2))
Subjects: A General Works > AC Collections. Series. Collected works
Divisions: Faculty of Islamic Religion > S2 Master of Islamic Study / Magister Studi Islam
Depositing User: S.IP Kibar Sumanja
Date Deposited: 20 Dec 2021 03:35
Last Modified: 20 Dec 2021 03:35
URI: http://repository.umj.ac.id/id/eprint/7063

Actions (login required)

View Item View Item